Kabar(lainsisi.com)--Hujan yang disertai angin kencang diperkirakan akan terjadi di sebagian wilayah DIY dalam tiga hari ke depan, Selasa 26 Februari sampai Kamis 29 Februari 2024
Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta, hari ini Senin (26/2/2024) mengeluarkan rilis resmi prospek cuaca tiga harian di wilayah Yogyakarta
Disampaikan oleh Warjono, Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengidentifikasi adanya sirkulasi siklonik di sekitar perairan utara Australia
"Ini membentuk pola belokan dan perlambatan angin di sebagian besar Pulau Jawa termasuk wilayah DIY," kata Warjono Senin (26/2/2024)
Ia melanjutkan, Suhu Muka Laut (SML) baik dalam skala harian maupun mingguan sekitar perairan Jawa terpantau dalam kisaran 29 – 310C dan anomalinya terpantau positif (hangat) sehingga menambah potensi penguapan/kandungan uap air dalam atmosfer.
Sementara, hasil analisis terkini dari profil vertikal kelembapan udara di wilayah DIY pada ketinggian 1.5 – 3.0 km (level 850 - 700 mb) berkisar antara 60 – 95% (cukup basah).
"Keadaan ini menyebabkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY terutama saat siang, sore, dan malam hari," lanjut Warjono
Mempertimbangkan kondisi tersebut, maka BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan cuaca di Wilayah DIY periode tgl. 27 – 29 Februari 2024 adalah sebagai berikut:
- Selasa, 27 Februari 2024
Potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Yogya, Sleman, Kulon Progo bagian utara dan Gunungkidul bagian utara.
- Rabu, 28 Februari 2024
Potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di seluruh wilayah DIY.
Kamis, 29 Februari 2024
Potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Yogya, Sleman, Kulon Progo bagian utara dan Gunungkidul bagian utara.
"Untuk itu, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Keadaan ini dapat memicu bencana hidrometeorologi berupa pohon tumbang/patah, banjir juga tanah longsor," kata Warjono.
Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini dengan wilayah yang lebih terperinci, dapat mengakses:
Website https://www.bmkg.go.id atau https://stamet-yogya.bmkg.go.id/prakiraan-cuaca-kecamatan/.
Akun media sosial @infoBMKG atau @infobmkgyia. Aplikasi iOS dan android "Info BMKG". Call center 196 BMKG; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.
"Terkait informasi terbaru keadaan cuaca, masyarakat bisa mengetahui lewat media masa atau media sosial serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan seperti BPBD, FPRB dan yang lain," pungkasnya