Pemerintahan(lain-sisi.com) - Kabupaten Gunungkidul menjadi tuan rumah Apel Besar Hari Pramuka ke-65 se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2026. Bertempat di Alun Alun Pemda Gunungkidul, upacara dilaksanakan pada Sabtu (22/8/2026)
Sebanyak 6.610 peserta memadati lokasi acara yang dipimpin langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka DIY
"Kita berhimpun hari ini, di bumi Gunungkidul. Tanah yang mengajarkan keteguhan. Batu karst, musim kemarau panjang, keterbatasan air, telah menjadi guru bagi masyarakatnya. Dari tanah seperti inilah manusia belajar, bahwa daya tahan tidak lahir dari kelimpahan, melainkan dari ketekunan mengubah keterbatasan menjadi kekuatan," kata Sri Sultan dalam amanatnya
Sultan juga menyampaikan tentang pentingnya masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan, mengajak Pramuka DIY mengambil peran nyata dalam penguatan Lumbung Mataraman sesuai dengan ajaran leluhur.
"Leluhur kita di Tanah Mataram, hidup dengan laku yang sederhana, mangan apa sing ditandur, nandur apa sing dipangan (Makan apa yang ditanam, menanam apa yang dimakan). Bukan semboyan kosong. Itu adalah tata hidup yang membuat keluarga tidak bergantung pada apa yang jauh, dan tidak resah oleh apa yang tak pasti," lanjut Sri Sultan.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan bahwa pesan Gubernur terkait ketangguhan warga Gunungkidul saat ini diuji dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
"Ketangguhan itu memang berawal dari ujian-ujian yang berat. Sekolah atau universitas kehidupan. Nah, contoh untuk menjadi manusia yang tangguh, itu warga Kabupaten Gunungkidul sudah terlatih," kata Bupati Gunungkidul.
"Dalam posisi sekarang ada musibah kekeringan, bencana hidrometeorologi, maka sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama seluruh warga ini untuk bersatu padu," imbuhnya
Bupati juga menekankan pentingnya mitigasi bencana khusunya Karhutla
"Jangan sampai ada satu puntung rokok pun jatuh di area hutan yang ada di Kabupaten Gunungkidul karena itu bisa menyebabkan kebakaran," tutupnya
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan simbolis 500 bibit tanaman nangka dan sengon untuk lima kabupaten dan kota se-DIY, serta alokasi khusus untuk wilayah Kapanewon Rongkop, Wonosari, dan Panggang.
Selain itu, diserahkan pula 40 Penghargaan Anggota Gerakan Pramuka Tahun 2026 berupa Lencana Melati, Lencana Dharma Bakti, dan Lencana Teladan. Gunungkidul memboyong 27 penghargaan termasuk untuk Bupati Gunungkidul disusul Bantul dengan 5 penghargaan, Kulon Progo 4 penghargaan, dan Kwartir Daerah sebanyak 2 penghargaan.