Diduga Sinkhole, Dua Lubang Tanah Muncul di Gunungkidul Setelah Hujan Deras

Lainsisi.com-- Tanah ambles yang menimbulkan lubang menganga dilaporkan terjadi di ladang pertanian warga yang berlokasi di Padukuhan Wuni, Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop, Gunungkidul.
Lubang yang diduga 'sinkhole' muncul di tanah milik Supanto warga setempat dan diketahui pada Sabtu (20/1/2024) sore.
Dua lubang yang berdekatan ini diduga muncul karena adanya rongga di dalam tanah. Hujan yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir memicu amblesnya lapisan tanah bagian atas.
Panewu Rongkop Esi Suharto membenarkan, pihaknya telah menerima laporan dari pihak kalurahan terkait kejadian ini.
"Ada dua lubang yang muncul berdekatan, kedalamannya 2 sampai 3 meter dengan diameter 2,5 meter," kata Esi, Minggu (31/1/2024).
Esi menambahkan, bahwa lubang ini muncul setelah hujan deras mengguyur wilayahnya dalam beberapa hari terakhir.
"Sebelum kejadian, pemilik ladang ada di lokasi sampai siang. Saat sore hari kembali ke ladang, ia menemukan dua lubang itu sudah muncul," kata Esi.
Ia juga menyatakan, setelah menerima laporan segera berkoordinasi dengan pihak pihak terkait, termasuk BPBD Gunungkidul.
"Sudah ada langkah pengamanan agar lubang tidak membawa resiko untuk warga," kata Esi
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi dan mengambil beberapa tindakan terkait terkait dua lubang itu.
"Bersama Polsek Rongkop dan pihak kalurahan, kami sudah ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Sudah dipasang garis pengaman untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," kata Purwono
Ia menambahkan, terkait fenomena tanah ambles atau sinkhole memang biasa terjadi di tanah/kawasan karst seperti di Kabupaten Gunungkidul.
"Tanah ambles diakibatkan aliran air hujan yang mengalir ke dalam tanah menuju sungai bawah tanah. Kemungkinan batuan mengalami pelapukan sehingga terjadi lubang. Hal itu biasa terjadi di kawasan karst," kata Purwono.
Dua lubang yang berdekatan ini diduga muncul karena adanya rongga di dalam tanah. Hujan yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir memicu amblesnya lapisan tanah bagian atas.
Panewu Rongkop Esi Suharto membenarkan, pihaknya telah menerima laporan dari pihak kalurahan terkait kejadian ini.
"Ada dua lubang yang muncul berdekatan, kedalamannya 2 sampai 3 meter dengan diameter 2,5 meter," kata Esi, Minggu (31/1/2024).
Esi menambahkan, bahwa lubang ini muncul setelah hujan deras mengguyur wilayahnya dalam beberapa hari terakhir.
"Sebelum kejadian, pemilik ladang ada di lokasi sampai siang. Saat sore hari kembali ke ladang, ia menemukan dua lubang itu sudah muncul," kata Esi.
Ia juga menyatakan, setelah menerima laporan segera berkoordinasi dengan pihak pihak terkait, termasuk BPBD Gunungkidul.
"Sudah ada langkah pengamanan agar lubang tidak membawa resiko untuk warga," kata Esi
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi dan mengambil beberapa tindakan terkait terkait dua lubang itu.
"Bersama Polsek Rongkop dan pihak kalurahan, kami sudah ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Sudah dipasang garis pengaman untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," kata Purwono
Ia menambahkan, terkait fenomena tanah ambles atau sinkhole memang biasa terjadi di tanah/kawasan karst seperti di Kabupaten Gunungkidul.
"Tanah ambles diakibatkan aliran air hujan yang mengalir ke dalam tanah menuju sungai bawah tanah. Kemungkinan batuan mengalami pelapukan sehingga terjadi lubang. Hal itu biasa terjadi di kawasan karst," kata Purwono.
